Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

Hari Wisudaan S2 Adikku

Gambar
Hari ini adikku (anak ke-3) diwisuda Sarjana S2 dari Universitas UIN Alauddin Makassar. Saya lupa jurusan apa, yang penting ada Hum - Hum nya gitu deh, Humaniora atau apa ya?, maklum pendidikan saya rendah. Saya juga tidak tahu Humaniora itu apa. Bila dari bahasa Inggris Humaniora berkata dasar “Human” atau manusia. Berarti dia jurusan Biologi? Saya gak tahu juga ah, yang saya tahu dia selalu belajar sejarah Islam. Waktu wisudaan S1 nya gak ada yang hadiri karena gak ada yang tahu juga karena tidak diberitahu. Mungkin dia berpikir tingkat S1 itu belum cukup membanggakan jadi tidak usah dibesar-besarkan. Keluarga inti kami memang orangnya pada nyantai, gak ada yang lebay dan demokratis. Tapi wisudaan S2 kali ini juga gak rame-rame kayak teman-temannya yang lain sih, karena wisudanya di kampung orang jadi kami gak bisa kirim suporter sebanyak-banyaknya. Wisuda kali ini hanya dihadiri saya, Desi, Ibuku, Nita, Dina dan anaknya Dul yang baru berusia beberapa bulan. ...

Layanan Buruk Saat mengurus SIM #2

Gambar
Kebetulan hari ini kerjaan lagi longgar jadi saya manfaatin untuk mengurus SIM. Ini adalah kali kedua saya mencoba mengurus setelah sebelumnya pada tahun lalu harus berakhir dengan kegagalan karena saya masih belum memiliki KTP sini (Makassar). Kalau pada tahun lalu saya masih melihat ada calo mondar-mandir dengan terang-terangan, pada hari ini hal tersebut tidak ada lagi. Berarti telah ada perubahan ke arah yang lebih baik, pikirku waktu itu. Setelah mengisi formulir, ada seorang petugas mengajak saya untuk melakukan tes kesehatan dulu. Dia mengarahkan saya ke tempat dokter berada. Pikiran saya langsung tidak enak karena petugas yang aktif berinisiatif melayani seperti ini jarang terjadi kecuali kalau ada udang dibalik batunya. Tes kesehatan telah saya lakukan dan biayanya 25.000. Namun sebelum saya keluar dari tempat tes, si dokter berucap “ kita kasi juga bapak yang tadi nah ” dengan suara yang tidak terlalu jelas/tegas, jadi saya tida...

Tere MasterChef Indonesia 2015 mirip dengan Song Hye Kyo

Gambar
Terennia Risley atau yang lebih dikenal dengan Tere MasterChef menurutku mirip dengan artis korea Song Hye Kyo yang bermain di Sinetron Full House tahun 2004 lalu. Tere yang merupakan mahasiswi berusia 19 tahun asal dari Surabaya hanya berhasil mencapai 11 besar dalam kompetisi MasterChef season 4 (2015). Tere tersingkir dalam perebutan tempat ke 10 besar oleh Yulia yang datang dari Black Team. berikut penampakan Tere dan Song Hye Kyo: Tere MasterChef 2015 Song Hye Kyo Itu hanya satu foto tere ya, gak tau foto yang lainnya atau penampakan aslinya gimana. Saya hanya memberitahukan apa yang saya lihat.

Arkarna dan Mental Inlander

Gambar
Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah tulisan yang mengatakan bahwa kepopuleran band Arkarna yang mencuat kembali akhir-akhir ini di Indonesia setelah menyanyikan lagu kebyar-kebyar milik Gombloh dikarenakan mental inlander dari para orang Indonesia. Mental inlander adalah perasaan rendah diri dan menganggap segala sesuatu dari luar negeri pastilah lebih unggul dan berkelas dibanding produk dalam negeri sendiri. Contoh lain mental inlander adalah bahwa orang Indonesia selalu minta berfoto bareng orang bule dimanapun bertemu, walaupun si bule bukan siapa-siapa, tapi menurut para inlander semua orang bule layaknya superstar. Contoh lainnya juga adalah inlander begitu gembira saat mendengar presiden Amerika Serika, Barrack Obama mengucapkan kalimat “saya suka nasi goreng”. Sho what gitu lho? Kenapa emangnya kalau suka nasi goreng? Itu kan sudah sering kita dengar, namun karena orang bule yang mengucapkan, maka para inlander sangat kagum. Itulah beberapa contoh para p...